Review Game Edukasi Food Force

 Kepedulian Sosial, Review Game Edukasi, Simulasi, Tugas Kuliah, Tugas Kuliah Game

Edukasi tidak selamanya hanya terbatas pada materi atau pelajaran sekolah seperti membaca, berhitung, menulis, atau aspek kognitif lainnya. Edukasi juga dapat mencakup hal-hal di luar materi pelajaran seperti bermacam-macam keahlian maupun kepedulian terhadap kehidupan sosial. Hal ini yang mendasari salah satu program di PBB atau United Nations, yaitu World Food Programme (WFP) mengembangkan sebuah game edukasi yang diberi nama Food Force.

Screen Shot Food Force Home Screen

Food Force Home Screen

Food Force dikembangkan sebagai sebuah game simulasi yang memberikan edukasi tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh WFP dalam mengatasi masalah kelaparan di suatu daerah (dalam game ini daerah yang dituju bernama Sheylan). Kegiatan-kegiatan tersebut terangkum dalam 6 kegiatan atau misi utama yang dapat dimainkan pada game ini, yaitu:

  1. Air surveillance. Pada misi pertama ini pemain bertugas untuk mencari dan mendapatkan lokasi masyarakat Sheylan yang sekiranya membutuhkan bantuan pangan melalui pantauan udara menggunakan helikopter. Pemain cukup menggerakkan kursor mouse untuk mengendalikan arah terbangnya helikopter dan menemukan sekumpulan orang di darat.
  2. Energy pacs. Pada misi ini pemain ditugaskan sebagai seorang ahli nutrisi yang harus menemukan formula atau kadar makanan yang tepat namun dengan dana terbatas. Pemain cukup melakukan drag pada tabung-tabung makanan untuk menambah atau mengurangi kadar makanan hingga seluruh makanan memiliki kadar yang tepat dan tidak melebihi dana yang ditetapkan.
  3. Air drop. Pada misi ini pemain berperan sebagai seorang petugas pengantar bahan pangan melalui udara. Pemain akan dikondisikan berada di lambung pesawat dan bertugas mendorong karung-karung yang berisi bahan makanan ke area tertentu dengan cara melakukan klik pada karung-karung bahan makanan tersebut. Dibutuhkan kecepatan dan kecermatan terhadap arah angin yang dapat mengganggu proses dropping.
  4. Buy and deliver. Pada misi ini disimulasikan bagaimana WFP mendapatkan bantuan dari berbagai macam negara. Dalam misi ini pemain bertindak sebagai pihak yang memilih bantuan-bantuan tersebut sehingga cukup optimal untuk didistribusikan ke Sheylan. Pemain cukup melakukan drag and drop tawaran bantuan dari negara-negara yang ada ke panel Food Supply Plan sehingga dapat mengisi slot-slot yang kosong di sana.
  5. Food run.Pada misi ini pemain bertindak sebagai pihak yang mendistribusikan bantuan melalui jalur darat. Pada misi ini disimulasikan bahwa ada banyak rintangan yang harus dilalui pemain agar dapat mendistribusikan bantuan tersebut, seperti jembatan yang rusak, ranjau darat, kerusakan pada truk pengangkut bantuan, hingga menghadapi kaum pemberontak. Pemain harus dapat mengatasi hal-hal tersebut sehingga dapat mengirimkan bantuan dengan aman.
  6. Future farming. Pada misi terakhir ini pemain berperan sebagai seorang manager yang mengatur distribusi bantuan di Sheylan selama 10 tahun agar Sheylan tumbuh menjadi daerah yang dapat mencukupi kebutuhan pangannya sendiri. Ada 5 sektor kemana bantuan tersebut harus didistribusikan, yaitu sektor pendidikan, sektor pengembangan keahlian, sektor pemenuhan kebutuhan nutrisi, sektor lapangan kerja, dan sektor kesehatan atau penanggulanggan HIV/AIDS. Kebutuhan bantuan pada setiap sektor tidaklah sama. Dengan jumlah bantuan yang terbatas, pada misi ini pemain harus mampu membagi bantuan yang ada sehingga taraf kebahagiaan (happiness) masyarakat Sheylan mencapai titik maksimal.

Nilai Edukasi

Nilai edukasi yang terdapat pada game Food Force sesuai dengan tujuan awal dari pengembangan game ini, yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas mengenai program bantuan pangan yang dilakukan oleh WFP. Pada saat yang sama pemain juga dapat belajar tentang masalah kelaparan yang ada di dunia nyata melalui video-video yang diselipkan pada akhir tiap misi. Diharapkan dengan ada game ini masyarakat dunia dapat mengetahui dan peduli terhadap masalah kelaparan yang melanda suatu daerah tertentu sekaligus menyadari bahwa usaha pemberantasan masalah tersebut tidaklah mudah sehingga dibutuhkan kerjasama yang luas antar semua pihak.

Alasan Mengapa Menjadi Game Terbaik

Alasan mengapa saya memilih game Food Force ini sebagai game edukasi terbaik ialah karena nilai-nilai edukasi yang disampaikan oleh game ini berbeda dengan game edukasi pada umumnya. Kebanyakan game edukasi fokus kepada nilai-nilai edukasi yang bersifat kognitif yang dapat diperoleh melalui materi-materi pelajaran sekolah atau perkuliahan. Sedangkan game edukasi yang mengangkat topik mengenai soft skill sangatlah jarang. Melalui game Food Force ini seseorang dapat belajar dan menumbuhkan kepeduliannya terhadap masalah kelaparan yang melanda suatu daerah tertentu.

Screen Shot

Air Surveillance Mission Screen Shot

Misi Air Surveillance

Screen Shot Energy Pacs Mission

Misi Energy Pacs

Screen Shot Air Drop Mission

Misi Air Drop

Screen Shot Buy and Deliver Mission

Misi Buy and Deliver

Screen Shot Food Run Mission

Misi Food Run

Screen Shot Bridge Repairing Submission

Submisi membenahi jembatan pada misi Food Run

Screen Shot Truck Wheel Repairing

Submisi memperbaiki roda truk pada misi Food Run

Screen Shot Miner Swap Submission

Submisi mencari dan menonaktifkan ranjau darat pada misi Food Run

Screen Shot Negotiating Submission

Submisi bernegosiasi dengan pemberontak pada misi Food Run

Screen Shot Future Farming Mission

Misi Future Farming

 

Video Trailer

Video trailer untuk game Food Force ini dapat dilihat pada link berikut:

Video Trailer WFP Food Force

 

Penulis:

Khoirul Umam

NRP 5113201017

Khoirul Umam

Buat Lencana Anda

Author: 

No Responses

Tinggalkan Balasan