Capitalism II, Best Business Simulation Game of All-Time

 Review Game Edukasi, Review Game Realitas Virtual

 

cover


 In terms of scope and comprehensiveness, it has no equal in the world of business simulations.
— IGN – Score 9.0 / 10.0 —

…so complicated it should come with a free MBA in every box.
— Computer Gaming World —


Tentang Capitalism II

Capitalism II merupakan sebuah permainan simulasi bisnis yang merupakan sekuel dari permainan simulasi bisnis serupa, Capitalism. Permainan ini dirilis pada tahun 2001 dan berisi banyak fitur baru yang tidak terdapat pada versi sebelumnya, yaitu peta dunia, produk jual yang lebih beragam serta kemampuan manajemen yang lebih lengkap. Capitalism II juga mendukung permainan secara multiplayer.

Dalam permainan Capitalism II ini, pemain bertindak sebagai seorang Chief Executive Officer (CEO). Tujuan akhir dari permainan adalah menjadi pemilik bisnis paling kaya dan beruntung di dunia sambil bersaing dengan beberapa korporasi lain. Pemain juga sebisa mungkin harus menghindar dari kebangkrutan atau bisnisnya dibeli oleh pesaing karena jika salah satu hal tersebut terjadi, pemain dinyatakan gagal.

 

shot1

Gambar 1. Tampilan ketika mengatur sebuah supermarket

 

Untuk jenis permainan single-player, ada dua mode utama yang diberikan, yaitu Entrepreneur Campaign dan Capitalist Campaign. Entrepreneur Campaign bisa dikatakan sebagai ‘tutorial’ untuk Capitalism II, karena selama awal permainan pemain akan dibimbing untuk mengetahui dasar-dasar serta tips yang bisa dilakukan dalam Capitalism II, meskipun pada tengah hingga akhir permainan pemain harus bekerja sendiri untuk mencapai goal yang ditentukan program diawal permainan.

Pada awal Entrepreneur Campaign, pemain diberi modal maksimal sebesar $200,000,000 dan sebuah bangunan. Untuk selanjutnya pemain bisa membangun bangunan lain jika masih memiliki uang. Seperti layaknya di dunia nyata, tiap kali pemain membangun bangunan baru pemain juga perlu mempertimbangkan biaya tanah, permintaan, persaingan, dan sebagainya. Bangunan yang bisa dibangun diantaranya pabrik, pusat pengembangan dan penelitian, toserba, peternakan, pertambangan, dan sebagainya. Tiap bangunan memiliki fungsi dan jenis keuntungan berbeda. Misalnya untuk peternakan dan pertambangan akan menghasilkan barang mentah untuk pabrik, pabrik bertugas mengolah barang mentah menjadi barang jadi, supermarket bertugas menjual barang jadi untuk memperoleh uang. Jenis bangunan yang bisa dibangun bertambah seiring berjalannya permainan. Pemain juga harus membayar biaya-biaya tertentu seperti gaji pegawai, biaya periklanan dan sebagainya. Pemain dinyatakan menang jika berhasil memperoleh keuntungan tahunan sejumlah yang ditetapkan program dan dalam batas waktu yang juga ditentukan oleh program.

 

shot2Gambar 2. Tampilan kota yang saat ini dijadikan lahan bisnis

 

Pada Capitalist Campaign, cara permainan kurang lebih sama dengan pada mode Entrepreneur Campaign. Bedanya adalah dalam mode ini, pemain tidak lagi dibimbing namun harus bekerja sepenuhnya dengan tenaga sendiri dan diberi modal awal yang lebih kecil, sekaligus dihadapkan pada kondisi yang lebih nyata dimana kejadian-kejadian tertentu kemungkinan bisa muncul seperti kerusuhan, penyakit, dan terobosan teknologi.

Pada akhir permainan (baik menang ataupun kalah), pencapaian yang berhasil dicapai oleh pemain akan dijadikan poin. Pencapaian tersebut meliputi :

  1. Kekayaan pribadi (Personal Wealth)
  2. Nilai dari perusahaan yang dimiliki (Values of Company Controlled)
  3. Industri yang didominasi (Dominated Industries)
  4. Produk yang didominasi (Dominated Products)

Poin-poin tersebut nantinya dijumlah dan dicatat dalam Capitalist Hall of Fame.

 

shot3

Gambar 3. Tampilan laporan keuangan dari tiap korporasi yang bermain 

 

Berikut adalah video permainan Capitalism II :
http://youtu.be/5I4KmDUyFKA


Nilai edukasi

Karena sifatnya adalah permainan simulasi bisnis, Capitalism II memberikan banyak nilai edukasi yang bisa diserap selama bermain, diantaranya :

  • Mengajarkan pemain untuk pandai ‘memutar’ uang
  • Mengajarkan pemain untuk benegosiasi dengan pihak lain
  • Mengajarkan pemain untuk pandai membaca peluang bisnis
  • Mengajarkan pemain untuk cepat tanggap terhadap berbagai kondisi buruk yang mungkin terjadi dalam dunia bisnis
  • Mengajarkan pemain untuk mampu berbisnis skala besar dalam sistem ekonomi modern

 

 


Realitas Virtual

Permainan Capitalism II ini bisa dimasukkan dalam kategori permainan simulasi bisnis karena dalam permainan ini banyak terdapat aspek-aspek kenyataan di-dalamnya, diantaranya :

  • Realitas Fakta
    • Lokasi kota dan peta dunia yang sesuai dengan lokasi aslinya
    • Harga barang sesuai dengan kondisi harga barang di zamannya (tahun 2001)
    • Bangunan yang bisa dibangunan merupakan bangunan yang benar-benar ada di dunia nyata seperti supermarket, toserba, pabrik, dan sebagainya
    • Produk yang dijual juga merupakan barang nyata seperti laptop, daging, wine, rokok, dan sebagainya
    • Pembangunan gedung memperhitungkan aspek-aspek nyata seperti biaya tanah, kompetisi, permintaan produk, dan sebagainya

 

  • Realitas Sebab-Akibat
    • Semakin banyak gedung yang dimiliki menyebabkan peningkatan pada pengeluaran
    • Semakin baik dan canggih produk yang dihasilkan, permintaan untuk produk tersebut akan meningkat
    • Banyaknya permintaan bisa membuat stok barang lama-kelamaan habis dan bisa-bisa harus mencari pemasok baru
    • Pembangunan gedung Riset dan Pengembangan akan meningkatkan kualitas dari produk

 

  • Realitas Kejadian Acak
    • Pihak pesaing bisa melakukan kejadian-kejadian acak seperti menjual gedung, membeli gedung, dan sebagainya
    • Selama permainan, ada kemungkinan terjadi beberapa kejadian yang kadangkala juga terjadi di dunia nyata seperti kerusuhan, wabah penyakit, dan penemuan teknologi baru.

 

Pengulas : Fajar Maulana Putra (5109100057)

Fajar Maulana Putra

Create Your Badge

Author: 

No Responses

Tinggalkan Balasan