Microsoft Flight Simulator X

Microsoft Flight Simulator X atau FSX merupakan versi terbaru dari Microsoft Flight Simulator setelah Microsoft Flight Simulator 2004. Game ini merupakan simulasi penerbangan yang sangat kompleks dan mendekati kenyataan. Dalam game ini anda akan berperan menjadi seorang pilot, bagi anda yang tidak pernah menerbangkan pesawat, bahkan tidak memiliki gambaran bagaimana dunia penerbangan tidak perlu khawatir. Tersedia tutorial bagi pemula, dimana anda akan diajarkan istilah-istilah dalam penerbangan, kontrol dasar penerbangan dimulai dari melakukan taxi, lepas landas, mengangkat/menurunkan flaps, mengatur posisi pendaratan, mengatur kecepatan pesawat agar pesawat tidak overspeed atau stall, dan sebagainya. Terdapat beberapa tingkatan tutorial, dimulai dari beginner, intermediate, dan advanced. Jenis pesawat yang digunakan berbeda untuk tiap tingkatan, semakin tinggi tingkatan tutorial, semakin menantang misi penerbangan yang anda lakukan.

Selain tutorial, bagi anda yang sudah merasa ahli, dapat memilih opsi penerbangan lainnya. Seperti misalnya melakukan atraksi mendaratkan pesawat aksi diatas truk yang bergerak di landasan pacu, mendaratkan boeing 737 yang mengalami kerusakan mesin, dragrace dengan Jet Truck dan banyak misi menegangkan lainnya.

Nilai Edukasi

  • Mengenal dan mempelejari dunia penerbangan secara detail (taxing, take-off, landing, air traffic control, jenis pesawat, dll).
  • Mengetahui faktor-faktor yang dapat mengganggu bahkan membahayakan suatu penerbangan, baik terduga maupun tidak terduga, beserta penanganannya.
  • Menambah wawasan tentang penerbangan (misal: terkadang kita berpikir bahwa ketika di atas laut kita lebih aman apabila terjadi kesalahan penerbangan, kenyataannya tidaklah demikian mendaratkan pesawat di atas air tidak semudah yang dibayangkan, terlebih lagi apabila jenis pesawatnya tidak mendukung hal tersebut).
  • Mengetahui tanggungjawab seseorang yang berprofesi sebagai pilot.

Unsur Realitas

  • Simulasi pengendalikan sebuah pesawat, helikopter, atau soaring.
  • Fungsi dari setiap objek, misalnya :

Landasan Pacu
Tempat paling optimal untuk melakukan take-off maupun landing, berbeda dengan lapangan yang tidak rata , semak-semak, dll. Dalam simulasi ini terdapat berbagai tipe landasan pacu dengan aspek-aspek yang sama dengan kondisi sebenarnya (panjang, lebar, struktur penyusun, lokasi, jenis pesawat, dll.).

Pesawat
Memiliki fungsi yang sama dengan pesawat  sesungguhnya seperti komponen pada kokpit yang sama, baik letaknya maupun fungsi-fungsi yang didukung. Selain itu, terdapat sayap yang realistis dan dapat bergerak secara flexible, misalnya sayap akan flex apabila terjadi turbulensi, dan akan bergerak naik atau turun mengikuti pergerakan pesawat.

Helikopter
Di dalam helikopter apabila hendak bergerak maju, kita harus menurunkan sedikit moncong pesawat. Kalau ingin menurunkan ketinggian, kita harus menurunkan throttle, sebaliknya bila ingin menaikkan ketinggian, kita tinggal menaikkan throttle.

Soaring
Jenis pesawat yang digunakan dalam penerbangan soaring disebut glider dan tidak memiliki tenaga penggerak apapun(hanya angin). FSX, menyediakan sebuah glider yaitu DG Fleugzeubau DG-808S. Glider membutuhkan pesawat induk atau biasa disebut tug. Tug akan menarik kita hingga mengudara, dan selama itu kita harus menjaga agar ketinggian yang kita capai hanya berbeda sedikit di atas tug dan menjaga posisi agar selalu berada di belakang tug. Tug akan menarik kita hingga ketinggian 2500 kaki di atas permukaan tanah kemudian melepas kita. Selanjutnya kita tinggal meneruskan penerbangan dengan mencari thermal. Thermal adalah daerah yang memiliki kekuatan angin besar yang bisa membantu menambah ketinggian pesawat kita. Selanjutnya nikmati penerbangan Anda sampai glider anda kehabisan tenaga (angin).

GPS
Menunjukkan posisi pesawat saat ini, meliputi koordinat lintang dan bujur, ketinggian, arah penerbangan, lokasi bandara utama, arah angin untuk take-off dan landing dari setiap landas pacu, kode bandara, posisi pesawat lain, dsb. Pada FSX sistem GPS telah menerapkan Garmin 1000, yang merupakan instrumen penerbangan yang diproduksi oleh Garmin.

  • Protokol komunikasi antara pilot dengan ATC tiap bandara.
  • Terdapat simulasi khusus seperti atraksi Red Bull Air Race World Championship.
  • Rute penerbangan yang sesuai dengan dunia nyata, yang terbaru adalah adanya rute “Polar Flight”.
  • Data jalan raya yang sesuai dengan data real.

Realitas Sebab-Akibat

  • Apabila pesawat bergerak terlalu cepat(overspeed) akan terdengar suara alarm berbunyi yang berfungsi mengingatkan kita apabila terjadi kerusakan pesawat, stall (kebalikan dari overspeed), pesawat terbang terlalu rendah, dsb.
  • Apabila menggunakan jenis pesawat yang berbeda maka sistem simulasinya berbeda.
  • Apabila menggunakan sistem terbang soaring maka diperlukan satu pesawat tambahan untuk menariknya.
  • Apabila berhasil menyelesaikan sebuah misi penting, maka kita mendapatkan reward atau lencana penghargaan.

Realitas Fisika

  • Terdapat banyak sekali realitas fisika dalam simulasi ini, seperti kecepatan, akselerasi, reaksi pesawat apabila terkena turbulensi, spins, stalls, perbedaan power pesawat yang diperlukan karena ketinggian yang berbeda, tekanan barometic, simulasi g-force, cuaca, dsb.

Realitas Kejadian Acak

  • Kerusakan pada pesawat yang terjadi secara tak terduga dan jenisnya tidak terduga. Jenis kerusakan beragam, mulai dari kerusakan radio, kebocoran bahan bakar, rem yang tidak mau bekerja, kebakaran mesin, hingga kerusakan mesin secara total. Semuanya memiliki cara penanganan yang berbeda-beda dan membuat sensasi ketegangan tersendiri.
  • Keadaan cuaca yang tidak menentu. Apabila kita menggunakan tambahan Reality Environment Xtreme untuk FSX, maka cuaca pada simulasi akan mengikuti cuaca sesungguhnya pada area tersebut.
  • Pergerakan objek-objek di area simulasi yang random, namun memiliki kaidah yang nyata, seperti pergerakan kendaraan darat, transportasi laut, pesawat lain, maupun burung-burung yang berterbangan.
  • Turbulensi (pergerakan udara yang tidak beraturan yang menghasilkan angin kencang dan pusaran angin) terjadi secara acak. Hal ini dapat terjadi di udara dalam keadaan terang dan dapat pula terjadi secara tidak terduga. Selain itu probabilitas terjadinya turbulensi akan meningkat apabila terdapat faktor pendukung, seperti pesawat mengudara di daerah pegunungan, dsb.
  • Crosswind yang terjadi tidak menentu, dimana hal tersebut dapat membuat take-off maupun landing menjadi lebih susah.

Realitas Visual dan Audio

  • Penggambaran semua elemen objek dalam simulasi menggunakan 3D, dengan high-quality texture, dengan model yang disesuaikan semirip mungkin dengan versi nyata.
  • Pemodelan lingkungan yang disesuaikan dengan bentuk bumi (bulat), sehingga rute “Polar Flight” dapat diterapkan dan memiliki jarak pandang.
  • Texture yang berbeda untuk setiap wilayah, terdapat binatang 3D disesuaikan dengan wilayah.
  • Terdapat rasi bintang seperti pada dunia nyata.
  • Efek gelombang air secara 3D yang merefleksikan object secara 3D berdasarkan pergerakan gelombang. Selain itu terdapat juga efek pembiasan dan refleksi sinar matahari.
  • Pesawat dapat terkena bayangan (advance shading) pada diri mereka sendiri.
  • Penggambaran eksterior dan interior pesawat yang sangat realistis.
  • Kamera akan bergetar mengikuti kondisi apabila pesawat mengalami akselerasi, mengerem, turbulensi, dsb.
  • Sound system yang sangat realistis seperti suara mesin pesawat, alarm, percakapan ATC, klakson kapal laut, dll. Mendukung 5.1 surround sound.

  • 5108100068

Leave a Comment